Jakarta (KABARIN) - Penjualan PT Chery Sales Indonesia (CSI) sepanjang 2025 masih dikuasai oleh mobil listrik penuh, termasuk Chery J6 dan Omoda E5.
“EV masih nomor 1 itu kayak J6 dan juga E5, kedua itu ada dari keluarga CSH dan setelah itu ICE,” ujar Direktur Pemasaran Chery Sales Indonesia, Budi Darmawan, saat media test drive Chery C5 CSH Hybrid di Semarang, Rabu (28/1).
Budi menyoroti performa keluarga CSH atau Chery Super Hybrid yang baru hadir pertengahan 2025 dan langsung menarik minat konsumen. Jika dihitung secara tahunan, kontribusi CSH bisa mendekati 45 persen dari total penjualan.
“Yang membedakan CSH itu, kita baru startnya di bulan ke 5. Baru mulai jualan. Jadi kalau ditarik full 1 tahun, sebenarnya kontribusi CSH itu mendekati 45 persen jadi sudah dominan sebenarnya,” jelas Budi.
Chery Indonesia terus mengembangkan DNA CSH di pasar Tanah Air dengan rencana menghadirkan model terbaru, Chery C5 CSH Hybrid, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
C5 CSH dibekali mesin 1.5T Hybrid dan Super Hybrid DHT, dilengkapi enam teknologi inti hybrid yang membuat efisiensi termal hingga 44,5 persen, serta baterai 1,83 kWh yang mendukung perjalanan jauh tanpa khawatir jarak tempuh.
Selama IIMS 2026, Chery akan mulai menjual C5 CSH Hybrid sekaligus mengumumkan harga resmi setelah mendengarkan masukan konsumen.
“Jadi belum final (harganya). Makanya kita kepingin banget dengar inputnya berapa harga yang cocok untuk kendaraan ini,” tambah Budi.
Total penjualan Chery Indonesia pada 2025 naik 125,5 persen menjadi 19.485 unit dibandingkan 2024 yang hanya tercatat 8.626 unit.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026